Jubir Kemlu China Dibully Netizen gegara Sebut Ada Banyak Restoran China di Taiwan

Anton Suhartono
Hua Chunying dibully netizen terkait cuitan di Twitter soal restoran China di Taipei (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Hua Chunying menjadi sasaran ejekan netizen di dalam maupun luar negeri terkait posting-annya di media sosial Twiter pada Minggu malam.

Dia menyebut banyak restoran asal China yang berdiri di Taipei sehingga mengindikasikan Taiwan bagian dari Negeri Tirai Bambu.

"Peta Baidu menunjukkan bahwa ada 38 restoran pangsit Shandong dan 67 restoran mi Shanxi di Taipei," kata Hua, di Twitter, Minggu malam, seperti dilaporkan kembali AFP, Senin (8/8/2022).

"Cita rasa tidak curang. #Taiwan selalu menjadi bagian dari China. Anak yang telah lama hilang pada akhirnya akan kembali ke rumah," ujarnya, melanjutkan.

China masih mengklaim Taiwan sebagai salah satu provinsinya dan akan direbut kembali, kalau perlu menggunakan kekuatan militer. Sementara itu Taiwan menegaskan diri sebagai negara demokrasi dan telah memiliki pemerintahan sendiri.

Ketegangan China dan Taiwan meningkat sejak pekan lalu menyusul kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Setelah itu China menggelar latihan perang besar-besaran yang meliputi enam zona yang mengelilingi pulau tersebut.

Sejak cuitan itu, Hua mendapat banyak kririkan. Twitter memang dilarang di China, namun masih bisa diakses melalui software VPN. Banyak dari mereka yang menyindir Hua serta mengibaratkan dengan restoran dari negara lain.

"Ada lebih dari 100 restoran ramen di Taipei, jadi Taiwan jelas merupakan bagian dari Jepang," kata seorang netizen, me-reply, komentar Hua.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Kuliner
3 hari lalu

Viral Restoran Uncle Roger di Malaysia Tutup Permanen, Nasi Gorengnya Biasa Saja? 

Internasional
4 hari lalu

Unik! Kampus di China Ini Dorong Mahasiswa Jatuh Cinta saat Liburan

Internasional
6 hari lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Internasional
10 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal