Jubir Kemlu China Dibully Netizen gegara Sebut Ada Banyak Restoran China di Taiwan

Anton Suhartono
Hua Chunying dibully netizen terkait cuitan di Twitter soal restoran China di Taipei (Foto: Reuters)

Ketegangan China dan Taiwan meningkat sejak pekan lalu menyusul kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Setelah itu China menggelar latihan perang besar-besaran yang meliputi enam zona yang mengelilingi pulau tersebut.

Sejak cuitan itu, Hua mendapat banyak kririkan. Twitter memang dilarang di China, namun masih bisa diakses melalui software VPN. Banyak dari mereka yang menyindir Hua serta mengibaratkan dengan restoran dari negara lain.

"Ada lebih dari 100 restoran ramen di Taipei, jadi Taiwan jelas merupakan bagian dari Jepang," kata seorang netizen, me-reply, komentar Hua.

"Peta Google menunjukkan ada 17 McDonalds, 18 KFC, 19 Burger Kings, dan 19 Starbucks di Beijing. Selera tidak menipu. #China selalu menjadi bagian dari Amerika. Anak yang telah lama hilang akhirnya akan kembali ke rumah," kata pengguna lainnya.

Netizen lain pun berkelakar, apakah logika yang digunakan Hua juga berarti China mengklaim negara lain di luar Asia Pasifik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Berburu Hewan yang Dilindungi di Papua, Pasutri asal China Diusir dari Indonesia

1 hari lalu

Menhan Sjafrie Undang Militer China Ikut Latihan Bersama Heping Garuda

1 hari lalu

Menhan China Dong Jun Kunjungi Menhan Sjafrie, Disambut Upacara Kenegaraan

2 hari lalu

Taiwan Makin Ramah Muslim, Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Akhir Tahun!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal