Jumlah Korban Tewas Gempa di Myanmar dan Thailand Diprediksi Terus Meningkat, Pencarian Makin Intensif

Aditya Pratama
Pencarian dan penyelamatan korban gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar makin instensif. (Foto: AP)

Satu kelompok pemberontak mengatakan, militer yang berkuasa di Myanmar masih melakukan serangan udara di desa-desa setelah gempa. 

Di ibu kota Thailand, Bangkok, tim penyelamat mengeluarkan satu jenazah lagi dari reruntuhan gedung pencakar langit yang sedang dibangun yang runtuh akibat gempa, sehingga jumlah korban tewas akibat runtuhnya gedung menjadi 12, dengan total 19 orang tewas di seluruh Thailand dan 75 orang masih hilang di lokasi pembangunan.

Mesin pemindai dan anjing pelacak dikerahkan di lokasi. Wakil Gubernur Bangkok Tavida Kamolvej mengatakan, tim penyelamat segera mencari cara untuk mengakses area tempat tanda-tanda kehidupan telah terdeteksi, tiga hari setelah gempa.

"Peluang realistis untuk bertahan hidup berkurang setelah 72 jam. Kita harus mempercepat, kita tidak akan berhenti bahkan setelah 72 jam," ucap Kamolvej.

Di Myanmar, media pemerintah mengatakan sedikitnya 1.700 orang telah dipastikan meninggal hingga Minggu. Pemerintah militer telah mengumumkan masa berkabung selama seminggu sejak Senin. Menurut laporan The Wall Street Journal, mengutip data junta militer, korban tewas akibat gempa di Myanmar telah mencapai 2.028 orang.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 hari lalu

Basarnas Perpanjang Operasi SAR Kapal Virgo Transport Terbalik di Laut Jawa 7 Hari

10 hari lalu

Momen Raja dan Ratu Thailand Jadi Pilot-Kopilot, Terbangkan Pesawat ke Vietnam

18 hari lalu

Thailand Deportasi Warga Prancis Cekcok dengan Turis Israel, Sempat Kibarkan Bendera Palestina

22 hari lalu

Pulang dari Perang Iran, Tentara AS Mabuk Bikin Keributan saat Berlibur di Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal