Junta Militer Hukum Mati 19 Warga atas Tuduhan Pembunuhan Teman Tentara

Djairan
Massa penentang kudeta di Myanmar mengacungkan tiga jari sebagai simbol perlawanan. (Foto: Reuters)

Namun sebaliknya, media lokal melaporkan demonstrasi masih memanas di sejumlah wilayah di negara itu. Aparat keamanan dilaporkan menembakkan granat senapan ke pengunjuk rasa antikudeta pada Jumat di kota Bago, dekat Yangon. Setidaknya 10 orang tewas dan tubuh mereka ditumpuk di dalam pagoda, kata para saksi.

Portal berita daring Myanmar Now dan Mawkun mengatakan jumlah yang lebih banyak, yakni sedikitnya 20 orang tewas dan banyak yang mengalami luka-luka. Sulit untuk memastikan jumlah korban yang tewas, karena aparat menutup daerah di sekitar lokasi.

Kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik (AAPP) pada Kamis malam mengatakan setidaknya 614 warga sipil, termasuk 48 anak-anak, telah dibunuh oleh aparat keamanan sejak kudeta 1 Februari. Selain itu, lebih dari 2.800 orang masih ditahan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Destinasi
9 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
10 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Nasional
14 hari lalu

Singgung Materi Mens Rea, Habib Novel: Penista Agama Hukumannya Mati

Nasional
15 hari lalu

WNI Gabung Tentara Asing, Yusril Ungkap Kewarganegaraan Tak Otomatis Hilang

Internasional
27 hari lalu

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dituntut Hukuman Mati atas Tuduhan Memberontak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal