Junta Militer Hukum Mati 19 Warga atas Tuduhan Pembunuhan Teman Tentara

Djairan
Massa penentang kudeta di Myanmar mengacungkan tiga jari sebagai simbol perlawanan. (Foto: Reuters)

Namun sebaliknya, media lokal melaporkan demonstrasi masih memanas di sejumlah wilayah di negara itu. Aparat keamanan dilaporkan menembakkan granat senapan ke pengunjuk rasa antikudeta pada Jumat di kota Bago, dekat Yangon. Setidaknya 10 orang tewas dan tubuh mereka ditumpuk di dalam pagoda, kata para saksi.

Portal berita daring Myanmar Now dan Mawkun mengatakan jumlah yang lebih banyak, yakni sedikitnya 20 orang tewas dan banyak yang mengalami luka-luka. Sulit untuk memastikan jumlah korban yang tewas, karena aparat menutup daerah di sekitar lokasi.

Kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik (AAPP) pada Kamis malam mengatakan setidaknya 614 warga sipil, termasuk 48 anak-anak, telah dibunuh oleh aparat keamanan sejak kudeta 1 Februari. Selain itu, lebih dari 2.800 orang masih ditahan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
51 menit lalu

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tetap Masuk Pengadilan Militer meski Andrie Yunus Belum Diperiksa

Nasional
2 jam lalu

Terungkap, Ini Motif 4 Prajurit TNI Siram Air Keras ke Andrie Yunus

Nasional
2 jam lalu

Berkas Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Resmi Diterima Pengadilan Militer, Sidang Digelar 29 April

Nasional
20 jam lalu

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus Segera Disidang, Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan Militer Besok

Internasional
20 jam lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal