Junta Militer Layangkan Dakwaan Baru ke Presiden Myanmar yang Dikudeta

Djairan
Presiden Myanmar terguling, Win Myint. (Foto: Reuters)

Demonstrasi oleh masyarakat Myanmar belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Mereka tak gentar menentang kudeta di tengah perhatian besar diberikan oleh Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Kendati demikian, hanya empat anggota ASEAN yang menyerukan pembebasan Suu Kyi, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina dan Singapura.

Mengutip Reuters, Rabu (3/3/2021), pasukan keamanan melepaskan tembakan peringatan ke udara ketika demonstran berkumpul di satu lokasi di pusat Kota Yangon, Rabu pagi. Sedikitnya 21 orang tewas sejak kudeta 1 Februari. Selain itu, aksi mogok kerja masih terjadi di hampir semua kota hingga hari ini, kata seorang aktivis di Negara Bagian Chin.

Media Pemerintah Myanmar mengatakan, menteri luar negeri yang ditunjuk junta militer menghadiri pertemuan ASEAN untuk membahas masalah regional dan internasional, tetapi tidak menyebutkan tujuan pertemuan tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal