Jurnalis Yahudi Ini Dipecat gara-gara Bela Palestina

Ahmad Islamy Jamil
Emily Wilder. (Foto: Twitter)

Pada Minggu (16/5/2021), dia mengunggah sejumlah cuitan di Twitter. Di antara cuitan itu berisi kritiknya tentang cara media menggambarkan situasi di Sheikh Jarrah—sebuah lingkungan di Yerusalem Timur yang menjadi lokasi konflik mematikan antara pemukim Israel, warga sipil Palestina, dan militer Israel. 

“’Objektivitas’ terasa berubah-ubah ketika istilah dasar yang kita gunakan untuk melaporkan berita secara implisit mempertaruhkan klaim,” demikian cuitnya.

“Menggunakan ‘Israel’ (sebagai korban) tetapi tidak pernah (menggunakan) ‘Palestina’, atau; menggunakan istilah ‘perang’ tetapi bukan ‘pengepungan dan pendudukan’ (oleh Israel) adalah pilihan politis—namun media membuat pilihan yang tepat sepanjang waktu tanpa ditandai sebagai bias,” tulisnya.

Beberapa saluran media konservatif pada minggu ini menerbitkan cerita tentang Wilder—yang sebelumnya bekerja di perusahaan surat kabar Arizona Republic, setelah lulus dari Universitas Stanford. Cerita itu berawal dari cuitan Stanford College Republicans menampilkan sebuah utas yang menyoroti aktivisme Wilder di masa lalu.

Tweet tersebut menyertakan tangkapan layar dari unggahan Facebook Wilder, ketika dia mengkritik zionis, termasuk Sheldon Adelson dari Amerika Serikat—mendiang miliarder yang juga pendukung Donald Trump. Utas itu pun kemudian menjadi viral.

Kabar pemecatan Wilder pun menuai reaksi keras dari rekan sesama jurnalis. “Saya mendukung Emily. Reportasenya di surat kabar kami sangat bagus. Cabut keputusan Anda (AP) SEKARANG JUGA,” tulis seorang reporter Arizona Republic, Rebekah Sanders. 

“Saya berani bertaruh banyak uang, orang (Wilder) ini akan mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik,” cuit Ben Collins dari NBC di Twitter. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
16 jam lalu

Trump Tiba-Tiba Posting Foto Bersama Kim Jong Un: Kami Akur Sekali!

17 jam lalu

Batas Waktu Gencatan Senjata 60 Hari AS-Iran Berakhir Hari Ini, Bagaimana Kelanjutannya?

19 jam lalu

Warga Gaza Ucapkan HUT Ke-81 RI, Lukis Bendera Merah-Putih di Reruntuhan Bangunan

20 jam lalu

Brutal! Menteri Radikal Israel Serukan Militer Bunuh 30-40 Warga Gaza Setiap Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal