Kalah dari Azerbaijan, Menlu Armenia Mengundurkan Diri

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Polisi antihuru-hara dikerahkan menghadapi aksi para demonstran di Ibu Kota Armenia, Yerevan. (Foto: AFP)

Kedua pemimpin Eropa itu mengatakan, situasi di Karabakh secara umum telah stabil. Putin dan Macron menganggap sudah waktunya bagi pihak-pihak terkait untuk menangani berbagai masalah kemanusiaan, termasuk soal pemulangan para pengungsi serta pelestarian gereja dan biara-biara Kristen di wilayah konflik itu.

Rusia pekan lalu menjadi perantara gencatan senjata, yang mengamankan pergerakan teritorial Azerbaijan di Nagorno-Karabakh. Di wilayah yang berpenduduk mayoritas dari etnik Armenia itu, pasukan Azerbaijan selama enam pekan belakangan ini bertempur melawan pasukan separatis.

Rusia telah mengirimkan 1.960 penjaga perdamaian beserta kendaraan pengangkut personel lapis baja dan peralatan militer lainnya untuk memantau kesepakatan gencatan senjata kedua belah pihak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

22 jam lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

1 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

2 hari lalu

Pesawat Bawa Presiden Ukraina Zelensky Nyaris Kena Tembak Drone Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal