Kalah! Pemerintah AS Akhirnya Izinkan Mahasiswa Asing Harvard Urus Visa Masuk

Anton Suhartono
Departemen Luar Negeri AS memerintahkan seluruh kantor misi di luar negeri melanjutkan pemrosesan visa masuk bagi calon mahasiswa Universitas Harvard (Foto: AP)

Trump pada 4 Juni lalu menandatangani proklamasi penangguhan visa bagi mahasiswa baru Universitas Harvard. Pengumuman mengejutkan itu disampaikan Gedung Putih di tengah sengitnya konflik kampus elite Ivy League itu dengan pemerintahan Trump. 

Gedung Putih menyebutkan dokumen tersebut memblokir masuknya hampir semua mahasiswa baru internasional non-imigran Universitas Harvard ke AS yang menggunakan visa pelajar reguler. Pemblokiran juga berlaku bagi peserta program pertukaran akademik.

Selain itu dokumen juga mengarahkan Menlu Rubio untuk mempertimbangkan pencabutan visa yang dikenal dengan nama F, M, dan J terhadap mahasiswa Harvard yang saat ini tengah menempuh studi.

Gedung Putih beralasan langkah terbaru itu merupakan upaya untuk menjaga keamanan nasional. Trump juga menuduh Harvard memiliki hubungan internasional dan kelompok radikal yang mengkhawatirkan. 

Sementara itu dalam gugatan ke pengadilan Boston, Harvard menyebutkan proklamasi yang dikeluarkan Trump melanggar Amandemen Pertama karena mencegah masuknya hampir semua mahasiswa internasional baru dengan cara tak mengeluarkan visa pelajar reguler maupun program pertukaran akademik.

"Melalui goresan pena, Menteri DHS (Keamanan Dalam Negeri) dan Presiden (Trump) telah berupaya menghapus seperempat dari mahasiswa Harvard, mahasiswa internasional yang berkontribusi secara signifikan terhadap Universitas dan misinya, serta negara," bunyi pengaduan Harvard.

"Tanpa mahasiswa internasional, Harvard bukanlah apa-apa," tulis Harvard.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siapa Putri Xi Jinping yang Dilaporkan Berkuliah di Universitas Harvard?

57 tahun lalu

Trump Paksa Universitas Harvard Pangkas Mahasiswa Asing Jadi 15%

57 tahun lalu

Bukan Hanya Harvard, Pemerintahan Trump Ancam Kampus Lain yang Membangkang

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal