Kaledonia Baru Gelar Referendum untuk Merdeka dari Prancis

Anton Suhartono
Warga Kaledonia Baru mengikuti referendum untuk memisahkan diri dari Prancis (Foto: AP)

NOUMEA, iNews.id - Warga Kaledonia Baru, wilayah kekuasaan Prancis di Pasifik selatan, mendatangi tempat-tempat pemungutan suara untuk mengikuti referendum.

Suara mereka akan menentukan wilayah berpenduduk 270.000 jiwa itu, apakah akan merdeka atau tetap di bawah naungan Prancis.

Lebih dari 180.000 pemilih diminta menjawab pertanyaan, "Apakah Anda ingin Kaledonia Baru memperoleh kedaulatan penuh dan merdeka?"

Tempat pemungutan suara dibuka Minggu (4/10/2020) pukul 08.00 waktu setempat atau 23.00 waktu Prancis dan akan ditutup 10 jam kemudian. Hasilnya akan bisa diketahui pada Minggu malam, seperti dikutip dari Associated Press.

Jika mayoritas pemilih memilih merdeka, masa transisi segera diberlakukan di Kaledonia Baru guna menentukan langkah selanjutnya. Namun jika tidak, Kaledonia Baru tetap menjadi wilayah Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Iran Izinkan Kapal Prancis Lintasi Selat Hormuz, Negara Barat Pertama Dapat Akses

Internasional
7 hari lalu

Lagi, Trump Semprot Inggris-Prancis karena Tolak Bantu Perang Lawan Iran

Internasional
18 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Internasional
30 hari lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal