Kane Tanaka, Perempuan Tertua di Dunia Meninggal di Usia 119 Tahun

Ahmad Islamy Jamil
Kane Tanaka pada 2020. (Foto: Reuters)

Rutinitas hariannya yang tergambarkan pada saat itu dimulai dari bangun pagi pada jam 6.00, dan sore harinya dihabiskan untuk belajar matematika dan berlatih kaligrafi.

“Salah satu hiburan favorit Kane adalah permainan otelo dan dia menjadi ahli dalam permainan papan klasik, sering mengalahkan pegawai panti,” ungkap Guinness.

Gubernur setempat, Seitaro Hattori, menyampaikan belasungkawa atas kepergian Tanaka yang meninggal pada 19 April lalu.

Jepang memiliki populasi lansia terbanyak di dunia. Menurut data Bank Dunia, sekitar 28 persen penduduk di negeri sakura berusia 65 tahun atau lebih.

Orang tertua yang pernah hidup dan diverifikasi oleh Guinness adalah prempuan Prancis, Jeanne Louise Calment, yang meninggal dalam usia 122 tahun dan 164 hari pada 1997.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Profil Yayoi Kusama, Seniman Legendaris Jepang yang Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

3 hari lalu

Tragis! Nyaris Seluruh Tubuh Terbakar, Lansia 80 Tahun di Polewali Mandar Tewas Terjebak Karhutla

4 hari lalu

PM Jepang Takaichi Kisahkan Rumah Dinasnya Angker, Ada Kecoak Juga

5 hari lalu

Gempa M5,9 Guncang Jepang Bertitik Pusat di Darat, Puluhan Orang Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal