Kasus Teror Paket Bom: Tersangka Pelaku Adalah Pendukung Trump

Nathania Riris Michico
Cesar Sayoc, tersangka paket teror bom yang ditujukan ke Obama dan Clinton. (Foto: istimewa)

Para pejabat AS menyatakan bukti DNA digunakan untuk melacaknya.

Setelah penangkapannya, berbagai saluran televisi AS menyiarkan langsung gambar sebuah mobil van putih, yang dikatakan milik Sayoc, yang diangkut ke atas sebuah trailer di Plantation dan diderek untuk diperiksa.

Jendela-jendela mobil itu penuh tengan tempelan gambar. Antara lain gambar Presiden Trump berdiri di atas sebuah tank, dan gambar Hillary Clinton dengan lingkaran bidik senapan pada wajahnya.

Akun Twitter dan Facebook atas nama Cesar Altieri dan Cesar Altieri Randazzo, yang diyakini digunakan oleh tersangka, dibekukan.

Berbicara di sebuah acara di Gedung Putih, Trump memuji para penegak hukum yang dengan cepat menangkap tersangka. Dia menyebut pencarian itu tak ubahnya 'mencari jarum di tumpukan jerami'.

"Aksi teror ini sangat tercela dan tidak punya tempat di negara kita," katanya.

Mantan kepala intelijen James Clapper, salah satu penerima paket, mengatakan kepada CNN, "Ini jelas terorisme domestik, tidak ada keraguan dalam benak saya."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Iran Siapkan Daftar Target Serangan terhadap AS jika Gencatan Senjata Runtuh, Apa Saja?

Internasional
1 hari lalu

Trump Klaim Iran Tak Akan Bisa Bikin Senjata Nuklir dalam 20 Tahun

Internasional
1 hari lalu

Dikritik Pangeran Harry soal Perang Ukraina, Trump: Dia Tak Mewakili Inggris

Internasional
2 hari lalu

Wow, Iran Bisa Dapat Rp8,6 Triliun Setiap Hari jika Selat Hormuz Dibuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal