Kasus Teror Paket Bom: Tersangka Pelaku Adalah Pendukung Trump

Nathania Riris Michico
Cesar Sayoc, tersangka paket teror bom yang ditujukan ke Obama dan Clinton. (Foto: istimewa)

Peristiwa ini terjadi kurang dari dua pekan sebelum pemilu paruh waktu paruh waktu di AS, di tengah situasi politik yang sangat terbelah.

Laporan media menyatakan, tersangka Cesar Sayoc ditangkap di sebuah toko suku cadang kendaraan di kota Plantation, Florida.

Direktur FBI Christopher Wray mengungkapkan dia ditahan setelah sidik jarinya diduga ditemukan pada salah satu paket. Kementerian Kehakiman menyebut tersangka terancam hukuman hingga 48 tahun penjara.

"Kami tidak akan mentoleransi pelanggaran hukum macam itu, terutama kekerasan bermotif politik," kata Jaksa Agung AS, Jeff Sessions, seperti dilaporkan BBC, Sabtu (27/10/2018).

"Ini merupakan pelajaran bagi siapa pun, terlepas dari keyakinan politik mereka, bahwa kami akan menggunakan hukum sepenuhnya terhadap Anda."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
52 menit lalu

Pertama Kali, AS Gunakan Rudal Jarak Jauh PrSM dalam Perang Melawan Iran

Internasional
1 jam lalu

Trump Sebut Operasi Militer ke Iran Bisa Segera Selesai: Militer AS Terlalu Kuat

Internasional
3 jam lalu

Trump Akui Beda Pendapat dengan Wapres Vance soal Serangan ke Iran

Internasional
4 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Tutup Selat Hormuz, Tuduh AS dan Israel Biang Kerok Masalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal