Kasus Teror Paket Bom: Tersangka Pelaku Adalah Pendukung Trump

Nathania Riris Michico
Cesar Sayoc, tersangka paket teror bom yang ditujukan ke Obama dan Clinton. (Foto: istimewa)

WASHINGTON, iNews.id - Seorang pria berusia 56 tahun ditangkap di Florida terkait rangkaian pengiriman paket bom lewat pos yang ditujukan kepada para penentang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pria itu, Cesar Sayoc, dikenakan lima sangkaan pidana, antara lain mengirimkan bahan peledak dan mengancam mantan presiden.

Presiden Donald Trump mengatakan tindakan pria itu tercela dan tidak memiliki tempat di AS.

Sebanyak 14 item dikirim dalam beberapa hari terakhir ke berbagai tokoh, antara lain mantan Presiden Barack Obama, mantan Menlu dan capres Hillary Clinton, pengusaha filantropis George Soros, dan aktor Robert de Niro.

Dua ditemukan di Florida dan New York City pada Jumat (26/10/2018) pagi. Tak lama kemudian, dua lagi ditemukan di California.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Trump Klaim Iran Tak Akan Bisa Bikin Senjata Nuklir dalam 20 Tahun

Internasional
4 jam lalu

Dikritik Pangeran Harry soal Perang Ukraina, Trump: Dia Tak Mewakili Inggris

Internasional
9 jam lalu

Wow, Iran Bisa Dapat Rp8,6 Triliun Setiap Hari jika Selat Hormuz Dibuka

Internasional
9 jam lalu

Trump: Saya Tak Akan Gunakan Senjata Nuklir Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal