KBRI Manila Siap Beri Pendampingan Hukum ke WNI yang Ditangkap karena Narkoba

Nathania Riris Michico
Perempuan Indonesia dengan inisial AA (kanan) saat ditangkap di bandara Manila, Filipina karena membawa shabu seberat 8 kilogram, Senin (7/10). (FOTO: AP)

MANILA, iNews.id - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha pada Selasa (8/10/2019) membenarkan soal penangkapan terhadap perempuan Indonesia dengan inisial AA di Filipina.

AA, ujar Judha, ditangkap oleh Philippine Drugs Enforcement Agency (PDEA) pada Senin (7/10) di bandara Manila, sekitar pukul 04.00, setelah melakukan penerbangan dari Kamboja.

Namun, dia menolak menjelaskan secara lebih rinci karena masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang di Filipina.

"Yang bersangkutan diduga membawa metaphetamine hidrochlorine atau shabu seberat delapan kilogram dengan nilai sekitar Rp 15,5 miliar," kata Judha, Rabu (9/10/2019).

Setelah menerima informasi mengenai penangkapan AA, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di ibu kota Manila segera meminta akses kekonsuleran kepada otoritas setempat. Senin malam, kurang lebih pukul 19.30 waktu setempat, staf KBRI sudah bisa menjenguk AA di tahanan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Bareskrim Buru 2 Buronan Jaringan Narkoba Ko Erwin, Antisipasi Kabur ke Luar Negeri

Nasional
17 jam lalu

Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Buletin
2 hari lalu

3 ABK WNI Hilang usai Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz

Nasional
2 hari lalu

KBRI Abu Dhabi Terus Koordinasi Cari ABK WNI Korban Ledakan Kapal di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal