Kebakaran 7 Apartemen Hong Kong Dipicu Renovasi Tak Sesuai Aturan, Polisi Tangkap 14 Orang

Anton Suhartono
Kebakaran besar yang meludeskan 7 gedung apartemen Hong Kong mengerucut pada dugaan renovasi bangunan di bawah standar (Foto: AP)

HONG KONG, iNews.id - Tragedi kebakaran besar yang meludeskan tujuh menara apartemen di Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, semakin mengerucut pada dugaan utama, renovasi yang dilakukan dengan cara curang dan tidak sesuai standar keselamatan.

Pihak berwenang Hong Kong mengonfirmasi, jaring pengaman yang dipasang selama proyek renovasi tidak memenuhi standar tahan api, sehingga api menjalar cepat dan menewaskan sedikitnya 151 orang.

Kebakaran dahsyat pada Rabu pekan lalu itu menyapu lebih dari 1.900 unit hunian dari kompleks berisi delapan menara. Peristiwa tersebut menjadi salah satu kebakaran terburuk di Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir.

14 Orang Ditangkap termasuk Kontraktor Utama

Dalam perkembangan terbaru, polisi Hong Kong menangkap 14 orang terkait kebakaran tersebut. Sebagian di antaranya diatangkap karena kelalaian dan manipulasi material keselamatan. Mereka yang ditangkap adalah kontraktor utama, konsultan teknik, serta subkontraktor yang bertanggung jawab atas pemasangan scaffolding.

Penyelidikan terus diperluas untuk memastikan apakah ada unsur pelanggaran hukum lain dalam proyek renovasi tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

23 hari lalu

Hong Kong Masih Jadi Pusat Miliarder Asia, Total Kekayaan Tembus Rp5.737 Triliun

26 hari lalu

BI bakal Perluas QRIS Antarnegara, Timor Leste dan Hong Kong Segera Terhubung

27 hari lalu

Ombudsman Temukan Fasilitas Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Minta Imipas Bertindak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal