Kebutuhan Vaksin Global Diprediksi Sulit Terpenuhi, Ini Alasannya

Antara
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: ANTARA)

“Agar Covax bisa bekerja sesuai rencana, maka yang utama (mendapatkan perhatian) adalah kemampuan produksi. Dari semua kandidat, hanya sedikit vaksin yang dinyatakan berhasil. Secara statistik, hanya 5 sampai 10 persen kandidat vaksin yang akhirnya mendapatkan persetujuan,” ucap pakar asal China itu.

Meskipun Covax telah menetapkan prinsip-prinsip distribusi dengan pertimbangan keadilan, kerentanan populasi, dan tingkat rasio penularan di suatu negara, lanjut dia, masih perlu adanya klausul sebagai petunjuk pelaksana distribusi.

“Selain itu, yang perlu diberitahukan sejak awal kepada publik adalah bagaimana pendistribusiannya karena vaksin tidak akan cukup memenuhi kebutuhan semua orang,” kata Cui.

Kandidat vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinopharm, BUMN China, hasil uji klinisnya pada Jumat (13/11), lebih bagus dari perkiraan semula.

Organsasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat ada 10 kandidat vaksin Covid-19 telah memasuki uji klinis tahap ketiga pada akhir Oktober lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

4 hari lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

4 hari lalu

Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas

4 hari lalu

Produk Plastik Murah China Banjiri Indonesia, Industri Mulai Kurangi Jam Operasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal