Kecelakaan Pesawat di Korsel Tewaskan 179 Orang, Bos Jeju Air Dicegah ke Luar Negeri

Anton Suhartono
Kepolisian Korsel mencegah CEO Jeju Air Kim E Bae meninggalkan negara itu terkait penyelidikan kecelakaan pesawat Boeing 737-800 (Foto: AP)

Kementerian Perhubungan Korsel pada Senin lalu memerintahkan pemeriksaan terhadap semua armada Boeing 737-800 yang digunakan maskapai lokal. Tindakan serupa juga diambil militer, yakni Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang mengoperasikan 737-800 dan 737-700 sebagai pesawat intai.

"Karena ada kekhawatiran besar di kalangan masyarakat mengenai model pesawat yang sama terlibat dalam kecelakaan tersebut, Kementerian Perhubungan dan organisasi terkait harus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap operasional, pemeliharaan, pendidikan, dan pelatihan," kata Choi.

Sementara itu dua kru yang selamat dari kecelakaan itu masih menjalani perawatan di rumah sakit di Seoul. Mereka menderita luka serius, meski tak mengancam nyawa. Informasi dari kedua korban sangat penting bagi penyelidikan.

Dua kru tersebut duduk di bagian ekor pesawat dan berhasil diselamatkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 hari lalu

Cerita Prabowo Siap Kunjungi Korut usai Diminta Presiden Korsel

13 hari lalu

Pengembangan Jet Tempur KF-21 Kerja Sama Korsel-Indonesia Selesai, Segera Dioperasikan

14 hari lalu

Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Dirasakan hingga Korea, Gedung-Gedung Berguncang

18 hari lalu

Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal