Kejam, Puluhan Tentara Culik Perempuan Tigray untuk Diperkosa dan Disiksa

Anton Suhartono
Ilustrasi perempuan Tigray Ethiopia mengalami pemerkosaan dan kekerasan seksual tak terbayangkan oleh tentara (Foto: AFP)

Dua bulan berlalu, perempuan itu mengaku masih mengalami pendarahan di alat kelamin serta tidak bisa mengontrol kencing. Dia juga tak bisa berjalan sempurna lagi.

Dia meninggalkan dua anaknya untuk mencari makan dan belum pernah bertemu.

"Saya tidak tahu apa-apa, apakah mereka masih hidup atau sudah mati. Para tentara itu menghancurkan hidup saya," katanya.

Fasika Amdeselassie, pejabat kesehatan sementara di Tigray mengatakan, perempuan itu merupakan satu dari ratusan perempuan Tigray korban kekerasan seksual mengerikan yang dilakukan tentara Ethiopia dan sekutunya di Eritrea setelah pertempuran pecah pada November.

Para perempuan itu biasanya diculik berhari-hari bahkan beberapa pekan.

"Para perempuan itu diculik untuk menjadi budak seksual. Pelakunya harus diselidiki," kata Fasika.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Kemenag Susun Tata Tertib Baru untuk Tekan Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes

Nasional
23 jam lalu

50 Santri Jadi Korban Kekerasan Seksual di Pati, DPR Minta Kemenag Tak Asal Beri Izin Ponpes

Nasional
7 hari lalu

Peringatan 1 Tahun, Puspadaya Perindo Diharapkan Lebarkan Sayap Jangkau Kelompok Rentan di RI

Internet
20 hari lalu

Tak Main-Main! Komdigi Siap Blokir Platform yang Biarkan Kekerasan Seksual

Buletin
20 hari lalu

Heboh! Guru Besar Unpad Diduga Lecehkan Mahasiswi, Minta Foto Pribadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal