GAZA, iNews.id - Islamic Relief melaporkan serangan Israel menewaskan dan melukai warga Palestina di Jalur Gaza rata-rata setiap 90 menit sejak gencatan senjata diumumkan pada Oktober 2025 lalu. Organisasi kemanusiaan berbasis di Inggris itu mencatat sedikitnya 1.454 warga Palestina tewas dan lebih dari 5.000 lainnya terluka selama periode tersebut.
Dalam laporannya, Islamic Relief menyebut sedikitnya 320 korban tewas merupakan anak-anak. Angka tersebut mendekati rata-rata satu anak meninggal setiap hari meski gencatan senjata telah diumumkan.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 1.471 warga Palestina tewas dan 5.189 lainnya terluka sejak gencatan senjata, dilansir dari Al Jazeera, Jumat (9/10/2026). Dalam 24 jam terakhir, empat orang dilaporkan tewas dan 28 lainnya mengalami luka-luka.
Kementerian tersebut juga mengungkapkan jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak Oktober 2023 telah mencapai sedikitnya 74.254 orang.
Pada Kamis (8/10/2026), pasukan Israel dilaporkan menewaskan seorang warga Palestina di tenggara Deir el-Balah, wilayah tengah Gaza. Serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di pusat Khan Younis juga melukai sejumlah orang, menurut kantor berita Palestina, Wafa.