Serangan juga dilaporkan terjadi di Tepi Barat yang diduduki Israel. Seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun tertembak di bagian kaki saat pasukan Israel melakukan penggerebekan di Yamoun, sebelah barat Jenin, menurut Bulan Sabit Merah Palestina.
Islamic Relief menilai kondisi di Gaza masih jauh dari aman meski gencatan senjata telah diumumkan. Organisasi tersebut menyatakan Israel menggunakan apa yang disebut sebagai "Garis Kuning", yang menandai wilayah di bawah kendali militer Israel, untuk mendesak warga Palestina keluar dari sekitar 65 persen wilayah Gaza.
Akibatnya, hampir 2,1 juta penduduk Gaza disebut harus berdesakan di wilayah yang tersisa, yakni sekitar 35 persen dari total wilayah tersebut.
Seorang pekerja bantuan Islamic Relief di Gaza, yang identitasnya dirahasiakan demi keselamatan, menggambarkan situasi di lapangan masih dipenuhi ketakutan.
"Pada kenyataannya, tidak ada gencatan senjata. Mereka menargetkan kamp pengungsian dan kawasan padat penduduk, sehingga rasa takut masih sangat tinggi," katanya dalam laporan tersebut.