Keji! Penjahat di Meksiko Telepon Polisi Pura-Pura Temukan Mayat, lalu Jebak Aparat dengan Bom

Ahmad Islamy Jamil
Polisi Meksiko (ilustrasi). (Foto: Reuters)

“Panggilan telepon ini bertujuan agar para polisi kami pergi ke sana (lokasi) sehingga bisa diserang dengan alat peledak,” katanya.

Alfaro mengatakan, para pelaku kejahatan terorganisasi ini berusaha menyebarkan ketakutan dan kepanikan.

Seorang juru bicara pemerintah Jalisco mengatakan, tiga dari korban yang tewas bekerja di kantor Kejaksaan Agung. Sementara satu orang lainnya adalah petugas polisi setempat, dan dua lagi warga sipil.

Kriminalitas dan aksi kekerasan geng begitu marak di Jalisco dan wilayah sekitarnya. Kondisi tersebut membuat frustrasi pemerintahan Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador.

Akhir bulan lalu, aparat keamanan di Negara Bagian Guanajuato, tetangga Jalisco, juga menerima panggilan telepon palsu yang menginformasikan temuan mayat dalam mobil. Begitu aparat tiba di lokasi dan memeriksa mobil yang dimaksud, kendaraan tersebut tiba-tiba meledak.

Seorang anggota Garda Nasional Meksiko tewas dan sedikitnya tiga orang lainnya terluka dalam ledakan pada waktu itu. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Polri Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Bukan Bom, Ini Penjelasannya

21 hari lalu

Pangkalan Militer AS di Inggris Nyaris Dibom, Trump Murka

25 hari lalu

Balas Trump, Presiden Meksiko: Susah Bertetangga dengan Negara yang Pengguna Narkobanya Banyak

31 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal