Kekacauan di Ekuador, Polisi dan Tentara Tangkap 103 Orang dan Basmi 3 Geng Kriminal

Ahmad Islamy Jamil
Lima petugas polisi Ekuador tewas dalam serangan sebagai bentuk protes atas pemindahan tahanan. (Foto: Reuters)

Setidaknya, ada 24 serangan dengan menggunakan senjata api dan bahan peledak yang menyasar kantor polisi, mobil, dan SPBU di berbagai kota di Ekuador sejak Selasa (1/11/2022) lalu. Lima petugas polisi tewas dan delapan lainnya terluka dalam serangan itu. 

Sekitar 200 narapidana dari penjara paling brutal di negara itu, yakni Penjara Guayaquil, telah dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan lokal lainnya. Tujuh orang diadili di Guayaquil atas keterlibatannya dalam kejahatan terorganisasi. 

Pada Rabu (2/11/2022), Presiden Ekuador Guillermo Lasso mengumumkan keadaan darurat selama 45 hari di Provinsi Guayas dan Esmeraldas. Dia juga dan memperpanjang keadaan darurat—yang sebelumnya telah diberlakukan—untuk Provinsi Santo Domingo de los Tsachilas. 

Media lokal melaporkan, serangkaian serangan bom pada Kamis (3/11/2022). Empat ledakan mobil terjadi di Guayaquil, satu di Duran dan satu lagi di provinsi Santo Domingo de los Tsachilas.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 hari lalu

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, KPK hingga Kejagung Dinilai Bisa Usut Dugaan Korupsi

7 hari lalu

Breaking News: Vonis Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 9 Tahun Penjara

29 hari lalu

RUU Perampasan Aset Tak Hanya untuk Kasus Korupsi, Narkoba hingga Terorisme Ikut Dibidik

31 hari lalu

Ini Alasan Hakim PT DKI Jatuhkan Hukuman Uang Pengganti Rp5 Miliar ke Ibam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal