Kekurangan Stok Sperma Selama Pandemi, Swedia Butuh Lebih Banyak Pria Pendonor

Djairan
Swedia mengalami kekurangan pria pendonor sperma selama pandemi covid-19. (Foto: Ilustrasi/The Sun)

Calon penerima donor lainnya, Bergsten yang suaminya diketahui tidak dapat memproduksi air mani telah mengajukan permohonan donor sperma sejak dua tahun lalu. Saat ini pasangan itu terpaksa menjalani siklus inseminasi kedua dan khawatir perawatannya ditunda tanpa batas waktu karena kekurangan donor.

Selain penyedia layanan kesehatan publik, sebetulnya ada juga klinik swasta di Swedia yang mampu mengatasi kekurangan dengan membeli sperma dari luar negeri. Namun, biaya perawatan di sana sangatlah mahal, mencapai 100.000 Krona Swedia (Rp172 juta) sehingga tidak terjangkau bagi banyak orang.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Internasional
14 hari lalu

Bejat! Suami Jual Istri untuk Layani Seks 120 Pria, Pasang Iklan di Medsos

Health
15 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
15 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
15 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
15 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal