Kelompok Bersenjata Serang Tentara Pemerintah, 14 Orang Tewas

Arif Budiwinarto
Tentara berjaga setelah terjadi penyerangan bersenjata yang dilakukan milisi jihadis IS di kota Ouagadougou di Burkina Faso. (foto: AFP)

OUAGADOUGOU, iNews.id - Kelompok bersenjata IS kembali melancarkan serangan bersenjata yang menargetkan tentara pemerintah Burkina Faso. Setidaknya 14 tentara tewas dalam serangan yang terjadi jelang hari pemilu bulan ini.

Kelompok IS di area Sahara mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan mematikan yang telah menewaskan lebih dari 30 orang sepanjang pekan ini. IS menyebut serangan tersebut sebagai yang terburuk pernah mereka lakukan pada tentara pemerintah.

Sebelumnya, pada Rabu (12/11/2020) kemarin IS menyerang konvoi pasukan di Tin-Akoff di Provinsi Oudalan yang menewaskan 20 tentara.

Kelompok saingan IS, Group to Support Islam and Muslims (GSIM) juga mengklaim terlibat dalam aksi penyerangan tentara pemerintah yang menewaskan 14 orang pada Jumat (13/11/2020) kemarin.

Teror milisi jihadis berupaya ganggu pelaksanaan pemilu

Juru bicara pemerintah mengatakan serangan-serangan terhadap tentara pemerintah kerap terjadi di dekat perbatasan dengan Mali dan Niger, ekskalasinya meningkat jelang hari pemilihan umum (pemilu) Burkina Faso pada 22 November mendatang.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siapa Ibrahim Traore? Disorot karena Jadi Pemimpin Termuda di Dunia saat Dilantik

57 tahun lalu

Profil Ibrahim Traoré, Presiden Termuda Afrika yang Bikin Barat Ketar-Ketir!

57 tahun lalu

Profil Itaoua, Mobil Listrik Pertama Buatan Burkina Faso Afrika

57 tahun lalu

Burkina Faso Umumkan Rencana Gabung BRICS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal