Kelompok Bersenjata Serang Tentara Pemerintah, 14 Orang Tewas

Arif Budiwinarto
Tentara berjaga setelah terjadi penyerangan bersenjata yang dilakukan milisi jihadis IS di kota Ouagadougou di Burkina Faso. (foto: AFP)

Serangan terbaru memunculkan kekhawatiran pada beberapa kandidat, termasuk Presiden Roch Marc Christian Kabore yang sempat menunda kampanye selama dua hari.

Teror serangan bersenjata berpotensi menghambat hampir 1.500 dari total sekitar 8.000 penduduk desa di negara itu untuk ambil bagian dalam pemungutan suara.

Namun pada bulan September, parlemen mengeluarkan undang-undang yang memungkinkan hasil divalidasi meskipun pemungutan suara tidak dilakukan di mana-mana.

Rangkaian serangan bersenjata yang menargetkan angkatan bersenjata Burkina Faso telah berlangsung sejak tahun lalu. Insiden terburuk terjadi pada Agustus 2019 dimana 24 tentara tewas dalam serangan di pangkalan militer di Koutougou.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siapa Ibrahim Traore? Disorot karena Jadi Pemimpin Termuda di Dunia saat Dilantik

57 tahun lalu

Profil Ibrahim Traoré, Presiden Termuda Afrika yang Bikin Barat Ketar-Ketir!

57 tahun lalu

Profil Itaoua, Mobil Listrik Pertama Buatan Burkina Faso Afrika

57 tahun lalu

Burkina Faso Umumkan Rencana Gabung BRICS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal