Keok di Medan Perang, Drone Tempur MQ-9 Reaper AS Jadi Bulan-bulanan Iran 

Anton Suhartono
Militer Amerika Serikat (AS) kehilangan sekitar 12 drone tempur MQ-9 Reaper sejak dimulai (Foto: APlainya operasi melawan Iran pada 28 Februari lalu.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengklaim serangan "preemptif" diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran. Namun keduanya mengubah tujuannya, yakni ingin menggulingkan rezim Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas pada hari pertama operasi militer. Republik Islam Iran menyatakan 40 hari masa berkabung.

Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran sinis terhadap hukum internasional. Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk operasi AS-Israel dan menyerukan deeskalasi segera dan penghentian permusuhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal