Keras! Iran Sebut Serangan AS ke Venezuela sebagai Terorisme Negara

Anton Suhartono
Iran mengulangi kecamannya terhadap Amerika Serikat terkait serangan ke Venezuela (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Iran mengulangi kecamannya terhadap Amerika Serikat (AS) terkait serangan ke Venezuela disertai penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores pada Sabtu (3/1/2026).

Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan, pemerintahannya mengutuk operasi militer AS di Venezuela dengan menyebutnya sebagai tindakan terorisme yang dilakukan negara. Serangan AS itu juga melanggar Piagam PBB.

"Republik Islam Iran mengutuk dengan sekeras-kerasnya, serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Republik Bolivarian Venezuela," kata Iravani, dalam sidang Dewan Keamanan PBB, dikutip Selasa (6/1/2026).

Agresi militer terhadap negara anggota PBB merupakan pelanggaran serius terhadap perdamaian dan keamanan serta bisa menimbulkan dampak luas.

Selain itu, lanjut iravani, penangkapan Maduro dan istrinya bukan hanya pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, namun juga prinsip-prinsip kekebalan yang diberikan kepada kepala negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

24 jam lalu

Media Iran Rilis 13 Daftar Pemimpin dan Pejabat Negara Barat dalam Target Pembalasan

2 hari lalu

Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak

2 hari lalu

Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia bakal Meroket lagi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal