TEHERAN, iNews.id - Pemerintah Iran akan membentuk dewan kepemimpinan sementara menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan gabungan Amerika Serikat-Israel, Sabtu (28/2/2026).
Menurut Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, seperti dikutip dari Al Jazeera, pembentukan dewan kepemimpinan sementara akan dilakukan Minggu (1/3/2026).
Dewan kepemimpinan yang terdiri atas beberapa tokoh akan mengemban tugas yang ditinggalkan Khamenei sampai pemimpin tertinggi berikutnya terpilih.
Kantor Pemimpin Tertinggi Iran mengumumkan, selama masa transisi, presiden, ketua mahkamah hukum, dan seorang ulama dari Dewan Pelindung bersama-sama mengawasi fungsi kantor Pemimpin Tertinggi hingga pengganti dipilih.
Pembunuhan Khamenei akibat serangan gabungan AS-Israel telah menjerumuskan Republik Islam ke dalam salah satu transisi politik paling penting sejak Revolusi Islam Iran 1979. Iran dihadapkan pada proses konstitusional yang cepat untuk memilih pemimpin baru, sementara negara itu bergulat dalam konflik hebat di kawasan serta ketidakpastian dalam negeri.
Dengan kematian Khamenei, perhatian telah beralih ke mekanisme konstitusional yang akan menentukan pemimpin tertinggi Iran berikutnya.