Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Begini Proses Pemilihan Pemimpin Iran yang Baru

Anton Suhartono
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel. (Foto: AP)

Dengan kematian Khamenei, perhatian telah beralih ke mekanisme konstitusional yang akan menentukan pemimpin tertinggi Iran berikutnya. 

Siapa yang Memilih Pemimpin Tertinggi Iran?

Pasal 107 UUD Iran menyatakan, “Penentuan Pemimpin Tertinggi berada di tangan para ahli yang dipilih oleh rakyat." Ini menggarisbawahi wewenang satu lembaga untuk menyeleksi dan menunjuk pemimpin tertinggi negara.

Berada di pusat proses suksesi pemimpin tertinggi adalah Majelis Pakar, badan berpengaruh yang bertugas memilih otoritas politik dan agama tertinggi Republik Islam.

Majelis ini terdiri atas 88 ahli hukum dan ulama senior yang dipilih melalui pemilu untuk masa jabatan 8 tahun. Tanggung jawab utamanya adalah menunjuk pemimpin tertinggi baru jika terjadi kematian, pengunduran diri, atau ketidakmampuan menjalankan tugas.

Sejak revolusi 1979, Iran hanya memiliki dua pemimpin tertinggi, yakni Ayatollah Ruhollah Khomeini yang juga pendiri Republik Islam, dan Ali Khamenei, yang menggantikannya pada 1989.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Teman Jadi Musuh, Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Selat Hormuz

2 hari lalu

Iran Siap Buka Blokade Selat Hormuz dalam 7 Hari, Beri Syarat Ini ke AS

2 hari lalu

Ngeri! Iran Siapkan Senjata Baru Serang Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal