Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Begini Proses Pemilihan Pemimpin Iran yang Baru

Anton Suhartono
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel. (Foto: AP)

Tahapan Pemilihan Pemimpin Baru Iran

Sebelum sampai ke Majelis Pakar, kandidat Pemimpin Tertinggi Iran harus terlebih dahulu diseleksi dan disetujui oleh Dewan Pelindung, badan yang diamanatkan secara konstitusional yang menyeleksi kandidat jabatan politik penting, semacam menggelar fit and proper test.

Hanya beberapa individu yang lulus proses seleksi ini memenuhi syarat untuk dipertimbangkan ke proses selanjutnya yakni menjalani pemilihan oleh Majelis Pakar.

Siapa yang Berhak Jadi Calon Pemimpin Tertinggi?

Setelah kematian Khomeini pada 3 Juni 1989, Majelis Pakar berkumpul untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pada masa kritis. Saat itu Iran baru saja keluar dari perang 8 tahun melawan Irak. Khamenei terpilih sebagai pengganti, melalui rekomendasi pribadi Khomeini serta mendapat suara mayoritas selama proses pemilihan yang berlangsung emosional.

Berdasarkan kriteria konstitusi, pemimpin tertinggi haruslah seorang ahli hukum Islam yang berkualifikasi, adil dan saleh, berpengalaman dalam urusan politik dan sosial, serta mampu memimpin dan mengambil keputusan dengan bijaksana.

Jika tidak ada kandidat yang sepenuhnya memenuhi semua kualifikasi, Majelis Pakar dapat memilih individu yang menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang kuat dan kompetensi politik.

Setelah musyawarah, para anggota melakukan pemungutan suara internal, dan kandidat yang memperoleh mayoritas suara dari yang hadir diangkat.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Amunisi Menipis gegara Perang Iran, AS Gandeng Produsen Mobil GM dan Ford Produksi Senjata

Internasional
10 jam lalu

Gawat! AS Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Tutup Laut Merah

Internasional
11 jam lalu

Krisis Timur Tengah, Diam-Diam Putin Buka Komunikasi dengan Pemimpin Israel hingga AS

Nasional
12 jam lalu

Algoritma Konflik, Strategi dan Rekonstruksi Narasi Iran dalam Perang Melawan Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal