Kiev Tuduh Moskow Curi Anak-Anak Ukraina, Beri Pesan Keras Begini ke Masyarakat Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Anak-anak Ukraina mengungsi bersama keluarga, Maret 2022, setelah kampung halaman mereka diserang Rusia. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id – Wakil Perdana Menteri Ukraina, Iryna Vereshchuk, mendesak masyarakat Rusia untuk tidak mengadopsi anak-anak Ukraina yang diambil paksa oleh militer Moskow selama berlangsungnya perang sejak 13 bulan lalu. 

Kiev menuduh Rusia mencuri anak-anak Ukraina selama konflik di negara itu dan kemudian mendeportasi mereka ke Rusia.

Agresi militer yang dilancarkan Rusia terhadap negara tetangganya sejak 24 Februari 2022 kini telah menyebabkan jutaan orang mengungsi, termasuk keluarga dan anak-anak. Jumlah persis anak-anak Ukraina yang telah dideportasi paksa ke Rusia belum diketahui.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) pada awal bulan ini menerbitkan surat perintah penangkapan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Komisaris Rusia untuk Hak-Hak Anak, Maria Lvova-Belova. Mahkamah itu menuduh kedua orang tersebut melakukan kejahatan perang dengan mendeportasi ratusan anak secara ilegal dari Ukraina.

Vereshchuk mengatakan, anak yatim piatu Ukraina telah “dicuri” dan diduga diserahkan kepada keluarga Rusia untuk diadopsi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
20 jam lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

1 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

1 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

5 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal