Ternyata, Ini Alasan Belarusia Bersedia Jadi Tempat Senjata Nuklir Taktis Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Belarusia berkibar di atas salah satu gedung pemerintahan di negara itu (ilustrasi). (Foto: Reuters)

MINSK, iNews.idBelarusia akhirnya angkat suara terkait rencana Vladimir Putin untuk menjadikan negara itu sebagai lokasi penempatan senjata nuklir taktis Rusia. Menurut Minsk, pihaknya memang bersedia untuk itu.

Kementerian Luar Negeri Belarusia dalam pernyataan pada Selasa (28/3/2023) membenarkan bahwa negara itu telah mengambil keputusan untuk bekerja sama dengan Moskow. Salah satu alasannya, Minsk sudah bertahun-tahun mendapat tekanan dari Amerika Serikat dan para sekutunya. 

“Selama dua setengah tahun terakhir, Republik Belarusia telah mengalami tekanan politik, ekonomi, dan informasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Amerika Serikat, Inggris Raya, dan sekutu NATO-nya, serta negara-negara anggota Uni Eropa,” demikian bunyi pernyataan itu.

Menurut Kemlu Belarusia, AS dan Barat terus berusaha untuk mengubah arah politik dan geopolitik negara bekas Uni Soviet itu. Karena itu, Minsk harus bertindak untuk melindungi diri dari Barat.

“Mengingat keadaan ini, dan kekhawatiran serta risiko yang sah di bidang keamanan nasional yang timbul darinya, Belarusia terpaksa merespons dengan memperkuat kemampuan keamanan dan pertahanannya sendiri,” ungkap kementerian itu dalam pernyataan yang sama.

Pada Sabtu (25/3/2023) lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin, mengungkapkan rencana untuk menyebarkan senjata nuklir taktis di negara tetangga yang juga sekutu setia Moskow, Belarusia. Langkah itu semakin meningkatkan ketegangan Rusia dengan Barat.

Belarusia menyatakan, rencana nuklir Rusia tidak akan bertentangan dengan perjanjian nonproliferasi internasional. Pasalnya, Belarusia sendiri tidak akan memiliki kendali atas senjata tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp18.083 per Dolar AS

3 jam lalu

AS Bakal Rampas Aset Iran untuk Bayar Kerugian Perang di Selat Hormuz dan Timur Tengah

4 jam lalu

Survei: Opini Warga AS terhadap Israel dan Netanyahu Makin Buruk

6 jam lalu

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal