KATHMANDU, iNews.id - Rajendra Dawadi, kepala sekolah SMA Tribhuvan Trishuli, Nepal, mengungkap 900 siswanya lolos dari terjangan banjir bandang dahsyat pada 26 Agustus lalu. Staf akuntan sekolah memberi peringatan beberapa menit sebelum banjir besar menerjang.
Sekolah yang dipimpin Dawadi berada di tepi sungai yang dilalui gelombang dahsyat, di Bidur, Distrik Nuwakot.
Peringatan itu direspons dengan tindakan segera untuk mengevakuasi sekitar 900 siswa dan 16 staf.
Menurut Dawadi, sang akuntan mendapat telepon dari kerabatnya di Rasuwa, distrik yang pertama kali diterjang banjir. Mereka hanya memiliki waktu 14 menit untuk evakuasi.
“Kami langsung berteriak: Hentikan pelajaran, bunyikan bel,” kata Dawadi, kepada Reuters, mengenang kembali peristiwa itu, dikutip Rabu (2/9/2026).