Kisah Jenazah Umat Kristiani Gaza Terpaksa Dimakamkan di Kompleks Muslim

Anton Suhartono
Jenazah umat Kristiani di Gaza terpaksa dimakamkan di pemakaman Muslim (Foto: Reuters)

Bekerja sama antara umat Islam dan Kristen bukan hal yang aneh di Gaza. Toleransi yang ditunjukkan umat antar-beragama di Gaza kerap luput dari perhatian komunitas internasional. Ini karena Gaza selalu diidentikkan dengan kelompok garis keras para pejuang Gaza. 

“Saya harus menjaganya karena dia beragama Kristen. Kita harus melindungi ciptaan Tuhan di muka bumi ini. Dia adalah seorang manusia, kami menghormati manusia dan menghargai kemanusiaan dan kami mencintai setiap orang di muka bumi. Bukan sifat kami sebagai umat Islam untuk membenci kemanusiaan,” kata Al Natour.

Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober telah menewaskan lebih dari 33.000 orang, sebagian besar warga sipil. Beberapa orang kehilangan seluruh anggota keluarganya.

Sebagian besar wilayah pesisir pantai Gaza yang berharapan dengan Laut Merah telah berubah menjadi gurun. Bangunan-bangunan di sana berubah menjadi puing-puing dan debu. Rumah sakit yang rusak parah tidak bisa lagi menampung jenazah, sehingga ditelantarkan di lantai dan halaman.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

22 jam lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

2 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Usir Warga Gaza, Diisi Pemukim Yahudi

2 hari lalu

Netanyahu Bilang ke Menantu Trump, Israel Akan Terus Bunuh Warga Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal