Kisah Mungure dan Bayinya, Derita Para Pengungsi Kongo

Nathania Riris Michico
Ilustrasi Anak pengungsi Kongo. (Foto: Anadolu Agency)

"Ini merupakan tekanan pada sumber daya, namun kami melihat berkurangnya dana kemanusiaan," kata Kemlin.

"Tingkat pendanaan untuk pengungsi mencapai sekitar 17 persen dari semua kebutuhan."

Program Pangan Dunia (WFP) sudah mengusahakan untuk menghidupi 1,3 juta pengungsi di Uganda, namun menegaskan gelombang pengungsi yang baru selalu melahirkan masalah baru.

Julie McDonlad, Wakil Direktur Negara WFP Uganda, menekankan program ini memberikan makanan dan uang tunai bagi para pengungsi. Namun, McDonald menegaskan hal ini bisa saja tidak berlangsung lama.

"Kami menghadapi kekurangan dana lebih dari USD30 juta selama enam bulan ke depan hingga November untuk merespons kebutuhan pengungsi di Uganda."

Karena itu dia memperingatkan bahwa, program sangat membutuhkan kontribusi baru untuk terus memberi makan para pengungsi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
13 hari lalu

Oyo, Raja Termuda di Dunia dari Uganda Meninggal pada Usia 34 Tahun

1 bulan lalu

Ngerinya Kejahatan di Uganda! Pemain Timnas Sepak Bola Tewas Dikeroyok, Kritis di Jalanan

2 bulan lalu

Spesies Monyet Baru Ditemukan! Bibir Oranye Bulunya Hitam

3 bulan lalu

Pengakuan Pemain RD Kongo: Tak Ada Instruksi Jaga Ketat Ronaldo, Dia Sudah Tua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal