LONDON, iNews.id - James Dacombe menjadi miliarder yang membangun usaha sendiri termuda di Eropa pada usia 25 tahun. Hal ini terjadi setelah perusahaan chip kecerdasan buatan (AI) yang didirikannya, Olix, memperoleh pendanaan dengan valuasi 3,3 miliar dolar AS atau setara Rp58,91 triliun (kurs Rp17.854 per dolar AS).
Melansir Forbes, Dacombe mendirikan perusahaan pemantauan otak CoMind pada 2017 setelah memutuskan drop out atau keluar dari sekolah menengah atas (SMA). Empat tahun kemudian, dia kembali memilih jalur berbeda dengan mengikuti program Thiel Fellowship dan tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kini, kekayaannya melonjak berkat Olix, perusahaan pembuat chip AI yang baru berusia dua tahun. Selain kepemilikannya di Olix, Dacombe juga masih memiliki saham di CoMind yang dijalankannya secara terpisah.
Olix didirikan Dacombe di London pada 2024. Dalam waktu hanya enam bulan, valuasi perusahaan tersebut meningkat tiga kali lipat menjadi 3,3 miliar dolar AS pada awal Agustus 2026.
Kenaikan tersebut terjadi setelah Olix memperoleh pendanaan sebesar 312 juta dolar AS atau setara Rp5,57 triliun dari sejumlah investor.