Kisah Pemuda Drop Out SMA Kini Jadi Miliarder Termuda Eropa Berkat Chip AI

Aditya Pratama
James Dacombe menjadi miliarder mandiri termuda Eropa di usia 25 tahun setelah valuasi startup chip AI Olix mencapai 3,3 miliar dolar AS. (Foto: LinkedIn)

Pendanaan itu melibatkan perusahaan investasi Fundomo yang berbasis di New York, perusahaan perancang chip Arm, perusahaan perdagangan kuantitatif Hudson River Trading, serta salah satu pendiri Netflix, Reed Hastings.

Selain itu, Dana Sovereign (SWF) AI milik pemerintah Inggris juga turut berinvestasi dalam putaran pendanaan tersebut.

Dacombe diperkirakan memiliki sekitar 30 persen saham Olix. Berdasarkan valuasi terbaru perusahaan, kepemilikan tersebut membuat nilai sahamnya sekitar 990 juta dolar AS atau setara Rp17,67 triliun.

Selain itu, dia masih memegang sekitar 12 persen saham CoMind. Startup tersebut memperoleh pendanaan 102,5 juta dolar AS pada Agustus 2025, tetapi tidak mengungkapkan valuasinya.

Miliarder Mandiri Termuda di Eropa

Lonjakan valuasi Olix membuat Dacombe masuk ke jajaran miliarder dunia. Dia menjadi salah satu dari hanya 11 miliarder yang memiliki usaha sendiri berusia di bawah 30 tahun secara global dan salah satu dari empat orang yang berasal dari luar Amerika Serikat (AS).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
23 hari lalu

Deretan Miliarder Asal Iran yang Sukses Bangun Kerajaan Bisnis di Amerika Serikat

3 bulan lalu

Miliarder Ini Simpan 98 Persen Kekayaan di Emas dan Perak, Hartanya Tembus Rp58 Triliun

3 bulan lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

4 bulan lalu

Kekayaan 5 Miliarder Ini Anjlok Rp617 Triliun Imbas Perang di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal