Kisah Perempuan Iran yang Diburu karena Lepas Hijab saat Aksi Protes

Nathania Riris Michico
Azam Jangravi berpose saat wawancara dengan Reuters di lokasi yang tidak diungkap, 7 Februari 2019. (FOTO: REUTERS)

"Saya merasakan ada kekuatan khusus. Saya merasa bukan gender kedua lagi."

Azam Jangravi bersama putrinya di sebuah taman di lokasi yang tidak diungkap, 7 Februari 2019. (foto: REUTERS)

Setelah menggelar unjuk rasa itu, dia ditangkap dan dipecat dari pekerjaannya pada sebuah lembaga penelitian. Selain itu, Azam juga dihukum tiga tahun penjara karena dianggap mempromosikan hal-hal yang tidak senonoh dan dengan sengaja melanggar Syariat.

Pengadilan mengancam akan mengambil anak perempuannya, namun dia berhasil melarikan diri keluar Iran –bersama Viana– sebelum masa tahanan dimulai.

"Saya dengan susah payah bertemu dengan seorang penyelundup manusia. Semuanya terjadi dengan cepat. Saya meninggalkan kehidupan saya, rumah saya, dan mobil saya," tutur Azam.

Saat Azam menuturkan kisahnya, Viana sedang menggambar. Viana menggambar ibunya sedang melambaikan hijab putih di udara.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Ancam AS, Negosiasi Damai Akan Buntu jika Lebanon Terus Diserang

Internasional
14 jam lalu

Trump: Kapal-Kapal Perang AS Siaga di Sekitar Iran sampai Kesepakatan Damai Tercapai

Internasional
15 jam lalu

42 Warga dan Tentara Israel Tewas selama Perang Melawan Iran

Internasional
18 jam lalu

Antara Gencatan Senjata dan Ilusi Perdamaian: Membaca Realitas Kesepakatan AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal