Kisah Perempuan Iran yang Diburu karena Lepas Hijab saat Aksi Protes

Nathania Riris Michico
Azam Jangravi berpose saat wawancara dengan Reuters di lokasi yang tidak diungkap, 7 Februari 2019. (FOTO: REUTERS)

TEHERAN, iNews.id - Jantung Azam Jangravi berdebar keras ketika dia naik ke atas kotak transformator listrik di Jalan Revolusi yang sibuk di ibu kota Iran, Teheran, satu tahun lalu. Dia mengacungkan hijabnya di udara dan melambaikan di atas kepalanya.

Tak butuh lama, orang-orang mulai berkerumun. Mereka berteriak meminta Azam untuk turun.

Dia sudah tahu bahwa dia akan ditangkap. Namun hal itu tak membuatnya surut.

Kata Azam, dia ingin mengubah negaranya untuk putrinya yang berusia delapan tahun.

"Saya mengatakan pada diri saya, 'Viana tidak boleh tumbuh dewasa di negara ini dalam keadaan yang sama ketika Anda tumbuh dewasa'," kata Azam, dalam wawancara dengan Reuters di sebuah apartemen di lokasi yang tidak diungkap di luar wilayah Iran.

Azam kini sedang menunggu berita mengenai permohonan suakanya.

"Saya terus menyemangati diri saya, 'kamu bisa melakukannya, kamu bisa melakukannya'," kata dia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
24 menit lalu

Perundingan Damai AS-Iran Berakhir Gagal, Terganjal Isu Nuklir

Internasional
2 jam lalu

Ini Penyebab Perundingan AS-Iran Gagal Sepakati Perdamaian

Internasional
4 jam lalu

Wapres JD Vance: AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai

Internasional
5 jam lalu

Kapal Perang AS Dilaporkan Mulai Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Ini Kata Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal