Kisah Pilu Penyerangan Masjidil Haram 1979, Ratusan Jemaah Haji dan Tentara Tewas

Umaya Khusniah
Juhaiman al-Utaibi (43). (Foto: Getty Image)

"Rekan-rekan muslim, kami mengumumkan hari ini kedatangan Mahdi, yang akan memerintah dengan keadilan dan keadilan di bumi setelah dipenuhi dengan ketidakadilan dan penindasan!" katanya.  

"Laki-laki baik itu sekarang ada di sini bersama kita, dan dia akan membawa keadilan ke dunia, setelah dipenuhi ketidakadilan. Jika ada yang meragukan, silakan ke sini memeriksa. Kami semua adalah saudara kalian!” seru Juhaiman.

Ternyata, Imam Mahdi yang dimaksud hanya seorang mahasiswa bernama Muhammad bin Abdullah Al-Qahtani. Dia direkrut oleh Juhaiman dan dianggap Imam Mahdi karena memiliki ciri-ciri seperti yang terdapat pada Imam Mahdi dalam hadits. 

Ciri-ciri yang dimaksud di antaranya, nama yang mirip Nabi Muhammad, berdahi lebar, dan memilki hidung mancung.

Juhaiman lalu mengajak seluruh umat Islam untuk berbaiat pada Imam Mahdi tepat di sisi Kabah, seperti yang ada di dalam hadits.

Untuk mengamankan aksinya, Juhaiman ternyata telah menempatkan sejumlah penembak jitu di setiap puncak menara Masjidil Haram. Mereka bertugas untuk menembaki pihak luar yang mencoba mendekat.

Selain itu, dia juga memerintah semua pintu Masjidil Haram ditutup. Perintah lain yakni, anggotanya dipersilakan menembak siapa pun yang melawan. 

“Jika kalian melihat tentara pemerintah hendak melawan, tembaklah, karena ia ingin membunuhmu! Jangan ragu!” kata Juhaiman.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
3 hari lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

3 hari lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

4 hari lalu

Eks Menag Yaqut Tegur Saksi Beri Keterangan Berdasarkan Asumsi: Ini soal Nasib Saya Loh

4 hari lalu

Staf Kemenag Ungkap Proses Penyusunan Keputusan Menteri soal Kuota Haji Tambahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal