Kisah Toko Hewan Peliharaan yang Bertahan di Tengah Perang Yaman

Nathania Riris Michico
Dokter hewan Murad Jamal (kanan) sedang merawat seekor anjing di kliniknya di Sanaa, Yaman. (Foto: Reuters)

SANAA, iNews.id - Di tengah perang yang melanda Yaman selama hampir empat tahun, Mourad Jamal berjuang mempertahankan toko hewan peliharaan miliknya di ibu kota Sanaa.

Kucing berbulu putih tebal dan burung-burung tampak di kandang-kandang yang berjajar di sepanjang dinding. Seekor ikan mas koki berenang sendiri di akuarium kecil dan burung nuri abu-abu sedang bertengger.

Ikat leher dan tali pengikat hewan tergantung di dinding dan bungkusan-bungkusan biskuit untuk anjing bertumpuk di meja kasir.

"Situasi di negara ini memburuk, kondisi keuangan juga suram. Seorang warga Yaman nyaris tak bisa bertahan," kata Jamal, pemilik toko hewan peliharaan Aalam Aleef, seperti dilaporkan Reuters.

Perang di Yaman tidak saja merusak perekonomian negara itu, tapi juga membawa jutaan penduduk dalam ancaman kelaparan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Ambisi Negara Yaman Selatan Menguat, Saudi dan UEA Berseberangan

Internasional
2 hari lalu

Hadhramaut Yaman Jadi Rebutan, Minyak Picu Konflik Arab Saudi-Uni Emirat?

Internasional
2 hari lalu

Nyaris Perang dengan Saudi, Uni Emirat Arab Bantah Dukung Kelompok Separatis Yaman

Internasional
2 hari lalu

Uni Emirat Arab Tarik Seluruh Pasukan dari Yaman Setelah Diultimatum Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal