Kisah Wanita Muslim Uighur 'Disiksa' di Kamp Pelatihan Paksa Xinjiang

Nathania Riris Michico
Warga Muslim Uighur di China. (Foto: AFP)

Kebanyakan orang Uighur yang berada di dalam kamp tidak akan berbicara tentang pengalaman mereka karena takut anggota keluarga lainnya akan ditahan sebagai aksi pembalasan.

Terlepas dari kekhawatiran Jelilova bahwa polisi di China mengawasinya di Turki di mana dia menetap saat ini, dia mengaku merasa terdorong untuk berbicara mewakili perempuan muda lainnya yang saat ini masih berada di dalam tahanan.

"Saya tidak bisa makan dengan nyaman ketika memikirkan orang-orang itu. Dalam keadaan seperti itu bagaimana saya bisa diam?" ujarnya.

Jelilova juga menguraikan bagaimana para perempuan dipaksa untuk minum obat yang tidak diketahui saat berada di pusat.

"Ketika saya berada di kamp, mereka biasa memberi kami suntikan, mengambil sampel darah, memberi obat yang tidak kami ketahui," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
10 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Internasional
10 hari lalu

Membelot, Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap karena Latih Pilot Militer China

Nasional
11 hari lalu

Polisi Bongkar Sindikat SMS E-Tilang Palsu, Dikendalikan WN China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal