Kisah Wanita Muslim Uighur 'Disiksa' di Kamp Pelatihan Paksa Xinjiang

Nathania Riris Michico
Warga Muslim Uighur di China. (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Seorang perempuan Uyghur menggambarkan kondisi terperinci yang dialaminya di dalam salah satu kamp pendidikan ulang China di ujung barat Provinsi Xinjiang, China, yang dia samakan dengan penyiksaan.

Berdasarkan data yang dirilis PBB, diperkirakan lebih dari 1 juta etnis minoritas Muslim Uighur ditahan tanpa persetujuan mereka di pusat penahanan tidak resmi di Xinjiang.

Pemerintah China menyatakan kamp-kamp tersebut adalah pusat pelatihan kejuruan yang menyediakan pelatihan bahasa dan pendidikan ulang bagi para ekstremis.

Namun, laporan dari dalam pusat menceritakan kisah yang sangat berbeda.

Gulbahar Jelilova, seorang perempuan Uighur yang mengaku menghabiskan waktu selama 15 bulan di dalam salah satu kamp, menuturkan catatan langka tentang kondisi tersebut.

"Kami ditahan di kamar gelap dengan tikus dan tikus," katanya, seperti dilaporkan ABC News, Selasa (8/1/2019).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

3 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

4 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

4 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal