Kisah Warga Venezuela Tinggalkan Keluarganya karena Tak Punya Makanan

Nathania Riris Michico
Salah seorang imigran asal Venezuela yang pergi meninggalkan negaranya menuju Lima. (Foto: AP)

CARACAS, iNews.id - Badan pengungsi PBB memperkirakan lebih dari tiga juta orang Venezuela meninggalkan tanah air mereka karena gejolak politik dan ekonomi di sana. Sebagian warga Venezuela terbang ke Eropa, berjalan kaki menuju negara-negara tetangga atau naik bis ke negara-negara seperti Peru dan Cile.

Kurangnya makanan dan kesempatan kerja memaksa Julio Guariman meninggalkan istri dan anak-anaknya di Venezuela.

"Sering saya harus mengatakan sudah makan sehingga istri dan putri saya bisa makan. Setelah itu, saya memutuskan mengambil koper saya dan pergi," ujar Julio Guariman, imigran Venezuela di Argentina.

Julio naik bis yang membawanya ke perbatasan Venezuela-Kolombia. Tanpa uang dan setelah berjalan ratusan kilometer, dia bertemu seseorang yang memberi tumpangan dan membawanya jauh ke selatan.

"Bis terakhir akan berangkat, dan supirnya bertanya kemana saya akan pergi. Saya menjawab akan pergi ke Argentina dan tidak punya uang. Dia mengatakan bisa memberi tumpangan, tapi saya harus duduk di depan. Saya menerima tawaran itu dan dia menurunkan saya di perbatasan dengan Ekuador," ujar Julio.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

141 Imigran asal Maroko Tewas Nyeberang ke Spanyol, Tenggelam dan Terinjak-injak

3 hari lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

5 hari lalu

60.000 Imigran Seberangi Perbatasan Laut Spanyol-Maroko, Puluhan Tewas Tenggelam

7 hari lalu

49.000 Imigran asal Maroko Seberangi Laut Menuju Spanyol, Bentrokan Pecah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal