Seorang kepala desa setempat, Lawali Damana mengatakan, pemimpin KKB itu telah menuntut tebusan sebesar 100 juta naira (lebih dari Rp1,9 miliar) dari desa-desa tersebut. Penculikan itu dikatakan sebagai balasan dari kelompok kriminal itu, setelah tentara Nigeria membunuh empat anak buahnya sebelumnya.
Nigeria menghadapi banyak tantangan keamanan. Selain masalah KKB, negeri Afrika itu juga disibukkan oleh pemberontakan yang dilancarkan kelompok Islam selama 14 tahun di wilayah timur lautnya. Ada pula masalah kekerasan yang dilakukan kaum separatis di tenggara negara itu.
Tak cukup sampai di situ, di Nigeria juga sering terjadi bentrokan mematikan antara kelompok petani dan penggembala di wilayah tengah negeri itu.
Presiden Nigeria, Bola Tinubu, sampai kini belum menjelaskan secara perinci kebijakan yang hendak diambilnya demi mengatasi semua masalah keamanan tersebut.