Klaim Pertama di Dunia, Ilmuwan Inggris Uji Coba Vaksin Virus Korona pada Tikus

Nathania Riris Michico
Ilustrasi ilmuwan inggris. (FOTO: JAN MARCHAL / AFP)

Inggris mencatat ada 18 kasus virus korona dan menutup dua cabang pusat medis di Kota Brighton, di mana setidaknya dua anggota staf di sana dinyatakan positif.

Namun, pengembangan vaksin merupakan proses panjang yang biasanya memakan waktu bertahun-tahun, yang setelah diterapkan pada hewan akan diuji klinis pada manusia.

Regulator kemudian harus memastikan bahwa vaksin tersebut cukup aman dan efektif untuk diproduksi secara massal.

Imperial College London berharap bahwa penelitian tentang virus korona SARS hampir 20 tahun lalu bisa mempercepat proses pengembangan vaksin baru ini.

"Kami berharap menjadi yang pertama memasukkan vaksin khusus ini ke dalam uji klinis manusia, dan itu mungkin adalah tujuan pribadi kami," kata McKay.

"Setelah fase satu percobaan selesai -yang bisa memakan waktu beberapa bulan diselesaikan- kami dapat segera mulai menjadi percobaan pada manusia, yang juga akan memakan waktu beberapa bulan untuk selesai," tutur McKay.

"Jadi, mungkin pada akhir tahun ini akan ada vaksin teruji yang layak untuk digunakan pada manusia."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

5 hari lalu

Bos ByteDance Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya di Asia, Ungguli Gautam Adani

10 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

10 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal