Klarifikasi Video di Twitter, Saudi Tegaskan Feminisme Tak Dikriminalisasi

Anton Suhartono
Saudi klarifikasi soal video konsep ekstrimisme yang dikeluarkan Departemen Umum Penanggulangan Ekstrimisme (Screenshot: Arab News)

RIYADH, iNews.id - Presidensi Keamanan Negara Arab Saudi mengeluarkan klarifikasi terkait video promosi 'konsep ekstrimisme' yang disiarkan Departemen Umum Penanggulangan Ekstrimisme melalui akun Twitter.

Dalam video yang sudah dihapus itu disebutkan bahwa feminisme merupakan bagian dari ekstrimisme dan akan dihukum.

Dalam sebuah pernyataan klarifikasi, sebagaimana dikutip dari Arabnews, Rabu (13/11/2019), presidensi menyatakan bahwa isi video tersebut tidak akurat dan mengandung banyak kesalahan dalam mendefinisikan ekstrimisme. Orang yang membuat dan memublikasikan video itu disebut bertindak atas namanya sendiri, tak mewakili lembaga.

Menurut pernyataan resmi, presidensi menyampaikan bahwa orang yang bersangkutan telah diangkap untuk diperiksa.

Langkah lain juga dilakukan terhadap para pengguna media sosial untuk memastikan bahwa kesalahan seperti ini tidak terjadi lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

57 tahun lalu

Ratusan Pejabat Berbagai Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Ada Pejabat Saudi

57 tahun lalu

KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam

57 tahun lalu

Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal