Komandan Batalion Chechnya Ini Sebut Ramzan Kadyrov Pengkhianat yang Sudah Dibeli Putin

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Republik Chechnya Rusia, Ramzan Kadyrov. (Foto: Reuters)

“Batalion kami terdiri atas lebih dari 100 pria bersenjata. Mereka dianggap sebagai pasukan elite yang ditempatkan di titik-titik perang,” ungkap Sheikh Mansur.

Dia menuturkan, pada awal agresi Rusia di Ukraina, batalionnya dikerahkan di pinggiran Ibu Kota Kiev. Mereka lalu dipindahkan saat pertempuran semakin intensif dan diberi posisi garis depan.

Mereka kini hadir di Kota Mariupol yang terkepung dan daerah-daerah lain di mana pertempuran terus meningkat yang tidak dapat diungkapkannya.

“Kami melakukan operasi khusus seperti pemasangan ranjau, serangan taktis, penyergapan, dan kami juga mengamankan posisi-posisi tertentu,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

3 hari lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

4 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

4 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal