Konflik Iran-AS Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 101 Dolar AS per Barel

Maria Christina Malau
Harga minyak Brent menembus 101 dolar AS per barel pada perdagangan Kamis (10/9/2026), dipicu konflik Iran dan Amerika Serikat (AS) yang memanas. (Ilustrasi/Chat GPT)

Presiden AS Donald Trump sebelumnya memperingatkan, negaranya berpotensi menyerang Gunung Pickaxe milik Iran. Dia juga meminta Teheran berhati-hati dan memperkirakan perang dapat berlangsung hingga melewati masa pemilu sela AS pada November mendatang.

Eskalasi terbaru terjadi setelah Iran mengeklaim menyerang 10 kapal di dekat Selat Hormuz, pada Rabu, 9 September 2026, sebagai balasan atas serangan AS yang menenggelamkan lima kapal tanker minyak milik Iran. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan pihaknya akan meningkatkan skala pembalasan jika serangan lanjutan kembali terjadi.

Arus distribusi minyak melalui Selat Hormuz, jalur pelayaran yang sebelum perang mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia, tercatat masih jauh di bawah level normal sebelum konflik pecah. Tekanan terhadap pasokan energi global turut bertambah di kawasan Laut Merah, seiring milisi Houthi yang berafiliasi dengan Iran meningkatkan serangan terhadap Arab Saudi.

Meski ancaman gangguan pasokan yang lebih panjang dan parah di kawasan Teluk telah mengerek harga Brent melampaui 100 dolar AS, para analis menilai keberlanjutan tren kenaikan ini akan sangat bergantung pada permintaan dari China.

Analis ING dalam catatannya mengungkapkan, China sebagai importir minyak mentah terbesar di dunia, meningkatkan pembelian dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat melemah selama berbulan-bulan, sehingga turut mengangkat pasar minyak mentah fisik. Jika tren ini terus berlanjut, dampak dari gangguan pasokan akan semakin terasa dan berpotensi mendorong harga minyak lebih tinggi. Sebaliknya, penurunan kembali impor China dapat menahan kenaikan harga minyak.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
17 jam lalu

Terungkap! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Hantam Beberapa Jet Tempur AS

20 jam lalu

Lagi, Trump Ancam Hancurkan Gunung 'Nuklir' Iran

21 jam lalu

Konflik Memanas, Arab Saudi Desak Iran Kendalikan Kelompok Houthi Yaman

24 jam lalu

Netanyahu Klaim Kepemimpinan Iran di Ambang Keruntuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal