Kontroversial, Penjara di AS Eksekusi Mati Napi Kasus Pembunuhan Pakai Gas Nitrogen

Anton Suhartono
Ilustrasi seorang napi kasus pembunuhan di Alabama, Amerika Serikat, diekskusi mati menggunakan gas nitrogen (Foto: AP)

Penggunaan gas nitrogen sangat kontroversial karena dapat memperpanjang durasi eksekusi. Sebelum dieksekusi, Boyd mengajukan banding ke beberapa pengadilan agar dieksekusi dengan regu tembak, tetapi permintaannya ditolak.

Mahkamah Agung AS juga menolak aduan penggunaan gas nitrogen melanggar Amandemen Kedelapan Konstitusi AS yang melarang hukuman yang kejam dan tidak lazim.

Namun tiga hakim Mahkamah Agung, yakni Sonia Sotomayor, Elena Kagan, dan Ketanji Brown Jackson tetap menolaknya. 
Sotomayor menggambarkan gas nitrogen sebagai pencekikan yang menyiksa dibandingkan dengan metode lain.

"Boyd meminta belas kasi yang paling sederhana, mati oleh regu tembak, yang akan membunuhnya dalam hitungan detik," tulisnya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Trump Peringatkan Iran Segera Sepakati Perundingan Damai: Waktu Bergerak Cepat!

Internasional
1 jam lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

Nasional
16 jam lalu

Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan Indonesia ke AS

Internasional
17 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
20 jam lalu

2 Jet Tempur AS Tabrakan saat Pertunjukan Udara, Meledak Disaksikan Penonton

Internasional
1 hari lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal